TEATER SEKOLAH AJANG KREATIVITAS DAN MASA DEPAN SENI TEATER [Schools’Theater as a Media to Improve Creativity and the Future of Theater itself]
DOI:
https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i1.289Keywords:
play performance, school theater (school activity), creativity, kegiatan teater, teater sekolah, kreativitasAbstract
Theater as one of the extra-curricular activities in Senior High-school gradually attract more students to join. The previous reseaches provedg their interesting on it. Based on several undergone activities, there was 40% students who stated that their joining in the literary community in schools due to the existence of the theater. This research aims to more deeply explore the characteristics of theater in schools, especially the Senior High-Schools which located in the three districts of Bali. The method applied is due to field-method combined by library research. The techniques are questionnaires and interviews. As a result, the students have great interests in play theater because they think that this kind of activity is the arena to self improve and also to stimulate creativity. Kegiatan teater sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMA semakin lama semakin diminati. Penelitian terdahulu membuktikan bahwa minat siswa pada kegiatan ini sangat tinggi. Dari beberapa kegiatan yang diselenggarakan, 40% siswa menyatakan bahwa mereka bergabung dengan komunitas sastra di sekolah karena adanya kegiatan teater. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam karakteristik teater sekolah, khususnya di tingkat SMA yang ada di tiga kabupaten di Bali. Metode yang digunakan adalah metode lapangan yang didukung studi pustaka. Teknik yang dipakai adalah kuesioner dan wawancara. Hasil yang diperoleh adalah bahwa siswa-siswi menyukai kegiatan teater/drama karena kegiatan ini dapat menjadi ajang pengembangan diri siswa, di samping membangkitkan kreativitas.References
Ahari, I.F. (2009). “Perubahan Bentuk Pertunjukan dari Teater Tradisional menjadi Teater Modern: Studi Kasus pada Komunitas Teater Alusedina. Skripsi S1 Universitas Airlangga. http://repository.unair.ac.id/18273/
Al Katuuk, K. (2014). Pendirian Sanggar Teater di Sekolah dalam Mendukung Keberhasilan Prestasi Sekolah dan Kesuksesan. Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra, 7(2), 187-200. DOI: https//10.26610/metasastra.2014.v7i2.187-200
Alfan. (2014). “Teater Sekolah: Sebuah Gambaran Umum.” (https://www.kompasiana.com/kang-alfan/54f75) diunduh tanggal 30 Nov 2019.
Aryani, R.M.F, Nafron H., dan Harun J.P. (2010). “Pembinaan dan Pementasan Teater Sekolah serta Fungsinya dalam Pembelajaran Apresiasi Drama di Kelas XI SMA Pangudiluhur Surakarta”. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol 11, No.2, Agustus.
Aziz, R. (2008). “Mengapa Perempuan Lebih Kreatif dibanding Laki-Laki?” http://repository.uin-malang.ac.id/ diunduh 8 Maret 2021.
Banda, M.M. (2015). Alih Wahana dari Cerpen ke Drama panggung Refleksi dari Lomba Drama Modern Bali. Makalah dalam Prosiding Seminar Nasional Sastra dan Budaya. Denpasar: FIB UNUD.
Banda, M.M. (2017). Ide Sentral dalam Penulisan Naskah Drama Modern. Makalah disampaikan dalam Workshop Penulisan Naskah Drama Modern Bali Mandara Nawatya II Tahun 2017 Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.
Denzin, N.K. dan Yvonna S. L. (eds.). (1994). Handbook of Qualitaive Research. California: Sage Publications, Inc.
Erawati, G. (2013). Manajemen Ekstrakurikuler Teater: Studi Kasus di SMAN 7 Kota Malang. (http://karyahttp://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/ASP/article/view/29050ilmiah.um.ac.id/index.php/ASP/article/view/29050) diunduh tanggal 30 November 2019.
Harymawan, R.M.A. (1988). Dramaturgi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kumalasari, R. (2019). “Perancangan Pelatihan Teknik Olah Dasar Teater Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA Negeri 4 Barru. http://eprints.unm.ac.id/16482/1/JURNAL.pdf diunduh tanggal 5 Maret 2021.
Mabruri, M. (2009). “Gaya Pemanggungan Teater Mikro di SMKN 1 Tuban (https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/3390) diunduh tanggal 1 Desember 2019.
Noviyara, I. (2019). Manfaat Kegiatan Ekstrakurikuler Teater dalam Membangun Karakter Kepercayaan Diri Siswa. http://repository.unmuhjember.ac.id/6777/1/ARTIKEL.pdf. diunduh 3 Maret 2021.
Purnamasari, L. dan Arief S. (2018). “Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya dan Lingkungan Keluarga terhadap Minat Ekstrakurikuler di Kalangan Siswa”. https://ejournal.uksw.edu/ecodunamika/article/view/1729
Putra, H. A. L. (2017). “Manajemen Produksi Teater SMAN Negeri di Yogyakarta: Studi Kasus Teater Jubah Macan dan Tater Kertas”. Skripsi S1 ISI Yogyakarta.
Sari, J. (2008). “Kegiatan Ekstrakurikuler Teater di SMAN 4 Banda Aceh” (https://etd.unsyiah.ac.id/index.php?p=show detail&id=18267) diunduh tanggal 30 November 2019.
Santosa, E. (2008). Seni Teater Jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Satoto, S. (2012). Analisis Drama dan Teater. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Takwin, B. (2008). “Membaca Althusser dari beberapa Sisi” dalam Tentang Ideologi: Marxisme Strukturalis, Psikoanalisis, Cultural Studies. Yogyakarta: Jalasutra.
Tesdawanto, H. (2013). Pengaruh Keaktivan Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah, Lingkungan Sekolah, dan Lingkungan Keluarga terhadap Prestasi Belajar Siswa Pengurus Organisasi Kegiatan Ekstrakurikuler SMK Negeri 3 Yogyakarta. Skripsi Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta. https://eprints.uny.ac.id/40359/1/Heri%20Tesdawanto%2011502247013.pdf
Triadnyani, IG.A.A.M., Banda, M.M., dan Nama, I K. (2019). Karakteristik Komunitas Sastra di Bali. Aksara, 31(2), 239-250. DOI: 10.29255/aksara.v31i2.434.239-250
Udin, S. (2011). “Seni Teater sebagai Pembangkit Kreativitas, Disiplin, dan Tanggung Jawab.” (https://lizenhs.wordpress.com/2011/12/30) diunduh tanggal 30 November 2019.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License

Jurnal Totobuang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








