PENERAPAN DAN KEMAMPUAN TEKNIK CERITA BERANTAI PADA PEMBELAJARAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI FABEL [Application and Capability of Chain Relaxed Story Techniques in Learning Retelling the Fabel Contents]

Authors

  • Ferdian Achsani SMP N 1 WERU

DOI:

https://doi.org/10.26499/ttbng.v8i2.209

Keywords:

application, abilities, chain stories, fable texts, penerapan, kemampuan, cerita berantai, teks fabel,

Abstract

Speaking skills still seem  a frightening specter for some students. Some of them aren’t brave and skill  to speak in front. Chain stories become one of the learning methods  used to improve students' speaking abilities. The final results  teach students how to be brave and skilled to speak in front. This descriptive qualitative research is designed to describe the application at onceits  final results of the chain story method through learning fable texts. This research was conducted in class VII E 1 Weru State Junior High School in February, with 29 students as a data sample. Data collection is done by observing students speak in front class. The results showed that the application of the serial story method  approving very well.  The final results  showed avalue of 89.5. Applying this method oflearning is also very easy. Itdoes not require a long preparation time.  Keterampilan berbicara tampaknya masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian peserta didik. Kebanyakan mereka belum terampil dan berani  untuk berbicara di depan kelas. Cerita berantai menjadi salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik. Hasil akhirnya mengajarkan siswa agar dapat berani dan terampil ketika berbicara di depan. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan sekaligus hasil akhir dari penerapan metode cerita berantai pada pembelajaran teks fabel. Penelitian ini dilakukan di kelas VII E SMP Negeri 1 Weru pada bulan Februari, dengan jumlah 29 siswa sebagai sampel data.  Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati siswa ketika berbicara di depan kelas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode cerita berantai berjalan dengan sangat baik.  Hasil akhir  menunjukkan nilai 80.17.  Penerapan  metode pembelajaran ini  sangat mudah. Tidak membutuhkan waktu persiapan yang lama.

References

Agus, H., & Bagus, W. (2019). Pelatihan Keterampilan Berbicara Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Didepan Umum Pada Himpunan Mahasiswa Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Tahun 2019. BRILIANT: Jurnal Riset Dan Konseptual, 4(1), 114–117.

Antara, I. N. P., M. G. Rini, K., & I Ngh. Suadnyana. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Rubrik Surat Kabar Terhadap Keterampilan Berbicara. International Journal of Elementary Education, 3(4), 423–430.

Antari, N. M. W., Ni Wayan, A., & Made, S. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Word Square Berbantuan Media Gambar Terhadap Keterampilan Berbicara. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 3(3), 174–182.

Astiningtyas, A., Naniek, S. W., & Tego, P. (2019). Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui PS-MTTW dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas IV SD. Jurnal Basicedu, 3(1), 33–42.

Hatma, S. (2017). Peningkatan Kemampuan Siswa dalamMenceritakan Pengalaman Pribadi melaluiMetode Cerita Berantai pada Kelas IX.4 Semester 1 SMP Negeri 30 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2015/2016. Lectura: Jurnal Pendidikan, 8(2), 101–107.

Lawotan, Y. E. (2018). Penerapan Teknik Cerita Berantai untuk Meningkatka Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas IV SD Inpres Nangameting. At-Tadbir STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang, II(2), 39–51.

Mulyo, S., Mohammad, I., & Ahmad, R. (2019). Pembelajaran Keterampilan Berbicara dengan Metode Field Trip Pada Peserta Didik Kelas IX SMP Samarinda. Diglosia, 2(2), Halaman 115—126.

Putra, I. N. T., Ida, B. S., & Ida, A. M. D. (2017). Pemanfaatan Teknik Kata Kunci untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas X MIPA 5 SMA N 1 Payangan. E-Journal Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1).

Rahayu, D., Maryatin, & Retnowaty. (2018). Kemampuan Berbicara Siswa MTs Hidayatul Mustaqim Balikpapan Melalui Kegiatan Menjadi Pembawa Acara. BASA TAKA, 1(1), 22–29.

Rosita, F. Y. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Timnas Untuk Menulis Puisi Siswa SMP Kelas VIII. KEMBARA: (Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(1), 35–47.

Sari, N. R. (2017). Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Teknik Cerita Berantai Siswa Kelas IV. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi, 2(6), 157–165.

Segu. (2016). Meningkatkan Keterampilan Bercerita dengan Metode Kamishibai. AT-TURATS, 10(2), 103–117.

Wijanarko, A. G. (2019). Strategi Tua Tuo Untuk Meningkatkan Ketrampilan Berbicara (Tembang Macapat) Andrian Gandi Wijanarko. IQRO: Journal of Islamic Education, 4(1), 28–41.

Downloads

Published

2020-12-21

How to Cite

Achsani, F. (2020). PENERAPAN DAN KEMAMPUAN TEKNIK CERITA BERANTAI PADA PEMBELAJARAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI FABEL [Application and Capability of Chain Relaxed Story Techniques in Learning Retelling the Fabel Contents]. TOTOBUANG, 8(2), 253–265. https://doi.org/10.26499/ttbng.v8i2.209

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.