PENYIMPANGAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI BELAJAR-MENGAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 PANCA RIJANG SIDENRENG RAPPANG [The Deviations of Language Politeness Principle in Learning-Teaching Interaction in Bahasa Indonesia of Class XI Students at SMAN 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang]

Authors

  • musyawir musyawir Universitas Iqra Buru

DOI:

https://doi.org/10.26499/ttbng.v7i1.104

Keywords:

learning-teaching interaction, language politeness, politeness principle, interaksi belajar-mengajar, kesantunan berbahasa, prinsip kesantunan

Abstract

         The research aims to describe the types of deviation of language politeness principle and the cause of deviation. The research was qualitative. The data of the research were all of the students’ speeches or oral conversation discourse and speech information situation. The data source was obtained from the students of class XI at SMAN 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang.The data of the research were collected by recording, note-king, and unstructured interview technique. The data of the research were analyzed through four stages, namely data collections, data reduction, presentation, as well as data analysis and conclusions/verification. The results of the research reveal that the deviations of language politeness principle which were occurred in learning-teaching interaction in Bahasa Indonesia of class XI students at SMAN 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang are single and double deviation. The causes of the deviation of language politeness principle in learning-teaching interactions in Bahasa Indonesia of class XI students at SMAN 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang cover (1) deviation caused by the speakers intentionally accused the speaking partner, (2) intentionally speak not accordance with the context, (3) protective on opinion, (4) the speaker’s emotional impulse, (5) direct critic with harsh words, (6) mocking, and (7) no sympathy given to the speaking partner.              Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dan penyebab penyimpangan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan siswa atau wacana percakapan lisan dan informasi situasi tutur. Adapun sumber data diperoleh dari siswa kelas XI SMA Negeri 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam, teknik catat, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data melalui empat tahapan,yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian sekaligus penganalisisan data dan penyimpulan /verifikasi. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  penyimpangan  prinsip kesantunan berbahasa yang terjadi dalam interaksi belajar-mengajar bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang, yakni penyimpangan tunggal dan penyimpangan ganda. Penyebab penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi belajar-mengajar bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang meliputi (1) penyimpangan disebabkan oleh penutur sengaja menuduh mitra tutur, (2) sengaja berbicara tidak sesuai dengan konteks, (3) protektif terhadap pendapat, (4) dorongan rasa emosi penutur, (5) kritik secara langsung dengan kata-kata kasar, dan (6) mengejek, serta (7) tidak memberikan rasa simpati kepada mitra tutur.

Author Biography

musyawir musyawir, Universitas Iqra Buru

Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Iqra Buru

References

Amiruddin. 2011. Penggunaan Tindak Tutur Direktif Guru dalam Interaksi Pembelajaran (Studi Etnografi Komunikasi di SMP Negeri 3 Pitu Riase Sidrap). Tesis. Tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 1995. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Dimyanti. 1992. Strategi Belajar-Mengajar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Eelen, Gino. 2006. Kritik Teori Kesantunan. Surabaya: Airlangga University Press.

Gunarwan, Asim. 2007. Implikatur dan Kesantunan Berbahasa: Beberapa Tilikan dalam Sandiwara Ludruk, dalam Yassir Nasanius (Ed.), PELLBA 18 (hlm. 85-120). Jakarta: Universitas Katolik Indonesia, Atmajaya Jakarta, dan Yayasan Obor Indonesia.

Hanafi, Muhammad. 2014. Representasi Kesantunan Imperatif dalam Wacana Akademik di STKIP Muhammadiyah Sidrap (Kajian Sosiopragmatik). Disertasi tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar.

Ide, Sachiko. 1986. Formal From and Discernment: Two Neglected Aspects of University of Linguisties Politeness. Multilingual, 8/2-3:223-248.

Iskandar. 2008. Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial: Jakarta. GP Press.

Kridalaksana. 1982. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa. Ende Flores: Nusa Indah.

Kushartanti B. 2009. Strategi Kesantunan Bahasa pada Anak-anak Usia Prasekolah: Mengungkapkan Keinginan. Jurnal Linguistik Indonesia, 27 (2): 247-256.

Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik (terjemahan M.D.D. Oka). Jakarta: UI Press.

Levinson, Stephen. 1983. Pragmatics. Cambridge: Unversity Press.

Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Markhamah. 2011. Analisis Kesalahan dan Kesantunan Berbahasa. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Moleong, Lexy J. 1990. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Reuga Posdakarya.

Mulyana.2005. Kajian Wacana. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Musaba, Zulkifli. 2012. Terampil Berbicara: Teori dan Pedoman Penerapannya.Yogyakarta: CV Aswaja Pressindo.

Parera, Jos Daniel. 1999. Pedoman Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa

Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Pranowo. 2009. Berbahasa Secara Santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa

Indonesia (Edisi revisi ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik; Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Sardiman. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Sudaryanto. 2003. Metodologi Penelitian Pengajaran Bahasa. Handout. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, UNY.

Semi, Atar. 1990. Rancangan Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung: Angkasa.

Soeparno. 2002. Dasar-Dasar Linguistik Umum. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Suharto, Rus. 2004. Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Interaksi Belajar-Mengajar di Kelas VIII SMP. Tesis. Tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang.

Suryosubroto. 1997. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Syafruddin. 2010. Kesantunan Honorifik dalam Tindak Direktif Berbahasa Indonesia Keluarga Terpelajar Masyarakat Tutur Makassar. Disertasi. Tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang.

Wahab, Abdul. 2004. Kesantunan Penolakan Berbahasa Indonesia di Kalangan Masyarakat Aceh Utara yang Ada di Malang. Tesis. Tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Univers itas Muhammadiyah Malang.

Wijana, I Dewa Putu dan Rohmadi M. 1996. Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi.

_______ . 2009. Analisis Wacana Pragmatik. Surakarta: Yuma Pustaka.

Yule, George. 1996. Pragmatik. Terjemahan oleh Indah Fajar Wahyuni. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Zamzani, dkk. 2010. Pengembangan Alat Ukur Kesantunan Bahasa Indonesia

dalam Interaksi Sosial Bersemuka dan Non Bersemuka. Laporan Penelitian Hibah Bersaing (Tahun Kedua). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

¬¬¬¬¬_______. 2011. Pengembangan Alat Ukur Kesantunan Bahasa Indonesia dalam Interaksi Sosial Bersemuka. LITERA, (online) Vol. 10, No. 1 (https://www.google.co.id/webhp?ie=utf-8&oe=utf 8&gws_rd=cr&ei=SycxV46TM4OYuQTwrbS4Bw#q=jurnal+pengembangan+alat+ukur+kesantunan+berbahasa, Diakses 10 April 2016).

Downloads

Published

2019-09-20

How to Cite

musyawir, musyawir. (2019). PENYIMPANGAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI BELAJAR-MENGAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 PANCA RIJANG SIDENRENG RAPPANG [The Deviations of Language Politeness Principle in Learning-Teaching Interaction in Bahasa Indonesia of Class XI Students at SMAN 2 Panca Rijang Sidenreng Rappang]. TOTOBUANG, 7(1), 17–28. https://doi.org/10.26499/ttbng.v7i1.104

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.