PENENTANGAN KAUM MUDA MINANGKABAU TERHADAP BUDAYA MINANGKABAU DALAM CERPEN HARIAN KOMPAS [The Defense of Young Minangkabau on Minangkabau Culture in The Compass Short Story]

Authors

  • Jasril Piliang Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP YDB Lubuk Alung, Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.26499/ttbng.v5i2.37

Keywords:

opposition, young people, Minangkabau, short story, Kompas daily, penentangan, kaum Muda, cerpen, Harian Kompas

Abstract

The writing of literary works by authors from Minangkabau is dominated by the theme of youth resistance to Minangkabau culture supported by the Elder. Therefore, this article tried to discuss about young people's resistance to Minangkabau culture in the Kompas Daily short story. The research data was collected from four short stories by Minangkabau authors published by Kompas daily and analyzed using the theory of sociology of literature by using mimesis approach. This type of research was qualitative descriptive. Collecting and analyzing data were done simultaneously with reading-record-analysis technique, used content analysis method and heuristic and hermeneutic reading method. The findings of the study and discussion revealed that the short story of the Kompas Daily contained the resistance of Minangkabau youth which included resistance to the tradition of money pick-ups,  to the customary provisions that prohibit boys in Minangkabau occupied communal land, to mamak policies abusing inherited property, and  to the ban on marriage in the Minangkabau culture.Penulisan karya sastra oleh pengarang yang berasal dari Minangkabau didominasi oleh tema penentangan kaum muda terhadap budaya Minangkabau yang didukung oleh kaum tua. Oleh sebab itu, artikel ini mencoba melihat penentangan kaum muda terhadap budaya Minangkabau dalam cerpen Harian Kompas. Data penelitian dikumpulkan dari empat cerpen karya pengarang Minangkabau yang diterbitkan Harian Kompas dan dianalisis menggunakan teori sosiologi sastra dengan menggunakan pendekatan mimesis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripstif. Pengumpulan dan penganalisisan data dilakukan secara bersamaan dengan teknik baca-catat-analisis, menggunakan metode content analysis dan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Temuan penelitian dan pembahasan mengungkapkan bahwa cerpen Harian Kompas memuat penentangan kaum muda Minangkabau yang meliputi penentangan terhadap tradisi uang jemputan, penentangan terhadap ketentuan adat yang melarang anak laki-laki di Minangkabau menempati tanah ulayat, penentangan terhadap kebijakan mamak yang menyalahgunakan harta pusaka, dan penentangan terhadap larangan pernikahan sesuku dalam budaya Minangkabau.

References

Daftar pustaka

Abdullah, Taufik. 1966. “Adat and Islam: An Examination of Conflict in Minangkabau” dalam Indonesia No.2 (Oktober).

Arifin, Zainal. 2012. “Buru Babi: Politik Identitas Laki-laki Minangkabau” dalam Humaniora: Journal of Culture, Literature, Linguistics Volume 24. Nomor 1, Februari 2012. Yogyakarta: FIB UGM.

Atmazaki. 2004. “Dinamika Jender dalam Konteks Adat dan Agama”. Disertasi. Jakarta: Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.

Atmazaki. 2005. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Citra Budaya Indonesia.

Asri, Yasnur. 2011. “Analisis Sosiologis Cerpen “Si Padang” Karya Harris Effendi Thahar” dalam Humaniora: Journal of Culture, Literature, Linguistics Volume 23. Nomor 3, Februari 2011. Yogyakarta: FIB UGM.

Isman, Mhd. 2011. “Analisis Strukturalisme Genetik Cerpen “Dua Tanjung” Karya Farizal Sikumbang” dalamJurnal Bahtera Volume 1, Nomor 3, Juli 2011. Medan: FKIP UMSU.

Jasril. 2015. “Nilai-nilai Pendidikan dalam Kaba Minangkabau” dalam Jurpipas Volume IV. Nomor 2, Desember 2015. Lubuk Alung: STKIP YDB Lubuk Alung.

Junus, Umar. 1986. Sosiologi sastra: Persoalan Teori dan Metode. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Mahayana, Maman S. 2006. Bermain dengan Cerpen: Apresiasi dan Kritik Cerpen Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Ningsih, Kurnia. 2004. “Novel Negeri Perempuan Karya Wisran Hadi: Kajian Gender dan Feminisme” dalam Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Volume VII. Nomor 1, Tahun 2004. Padang: Universitas Negeri Padang.

Kleden, Leo. 1997. “Teks, Cerita, dan Transformasi Kreatif” dalam jurnal Kebudayaan Kalam Edisi X.

Kleden, Ignas. 2004. Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan: Esai-esai Sastra dan Budaya. Jakarta: Grafiti.

Kurnia Ningsih. 2004. ”Novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi: Kajian Gender dan Feminisme” dalam Humanus Vol VII No 1. Hal 63—79.

Ratna, Nyoman Kutha. 2004. Paradigm Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2018-01-28

How to Cite

Piliang, J. (2018). PENENTANGAN KAUM MUDA MINANGKABAU TERHADAP BUDAYA MINANGKABAU DALAM CERPEN HARIAN KOMPAS [The Defense of Young Minangkabau on Minangkabau Culture in The Compass Short Story]. TOTOBUANG, 5(2), 215–228. https://doi.org/10.26499/ttbng.v5i2.37

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.