KLASIFIKASI LEKSIKOSTATISTIK BAHASA BANGGOI DAN BAHASA HOTI DI KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR [Lexicostatistic Classification Of Banggai And Hoti Language In East Seram District]
DOI:
https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i2.333Keywords:
leksikostatistik, kekerabatan, bahasa Banggoi, bahasa HotiAbstract
This study is a lexicostatistical study that aims to classify words that are related statistically to classify similarities. This research is focused on Banggoi and Hoti languages spoken by the people in West Bula District, East Seram Regency, Maluku Province. The aim is to determine the kinship classification of Banggoi and Hoti languages and determine the time of separation between the two languages. The method used is quantitative and qualitative methods with data collection techniques using direct observation, listening, note-taking, and recording methods. The results showed that Banggoi language and Hoti language have kinship with percentage of 31.5%. Based on this percentage, the two languages are at the stok/family kinship level. The existence of this kinship is influenced by geographical proximity, while the time of separation of the two languages is estimated at 1,170 years ago. Kajian ini merupakan kajian leksikostatistik yang bertujuan mengelompokkan kata-kata yang berkerabat dengan mengelompokkan persamaan secara statistik. Peneltian ini difokuskan pada bahasa Banggoi dan bahasa Hoti yang ditutukan oleh masyarakat yang ada di Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Tujuan kajian adalah untuk mengetahui klasifikasi kekerabatan bahasa Banggoi dan bahasa Hoti dan menentukan waktu pisah dari kedua bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi langsung, simak, catat, dan perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara bahasa Banggoi dan bahasa Hoti memilki kekerabatan dengan persentase 31,5%. Berdasarkan persentase tersebut maka kedua bahasa tersebut berada pada tingkat kekerabatan stok/rumpun. Adanya kekerabatan bahasa Banggoi dan bahasa Hoti karena dipengaruhi oleh letak geografi yang berdekatan dan waktu pisah kedua bahasa tersebut diperkirakan pada 1.170 tahun yang lalu.References
Badan Bahasa. (2019). Bahasa dan Peta Bahasa Indonesia.Jakarta: Badan Pengembangan dan Pmbinaan Bahasa
Erniati. (2020). Kekerabatan Bahasa Ambalau Dan Bahasa Buru Berdasarkan Daftar 200 Kosakata Dasar Swadesh : Kajian Leksikostatistik the Relationship of Ambalau and Buru Languages Based on List of 200 Basic Vocational Swadesh Vocational Schools : Study of Lecticostatistics. Gramatika, VIII, 60–73.
Fatinah, S. (2017). Kekerabatan Bahasa Kulawi Dan Bahasa Kaili Di Sulawesi Tengah. Kandai, 13(2), 249. https://doi.org/10.26499/jk.v13i2.245
James, T. C. (2018). Penelitian Bahasa di Maluku (Issue 9). Kantor Bahasa Maluku. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Keraf, G. A. (2010). lingustik Bandingan Historis.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, H. (2010). Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Mahsun. (2011a). Dialektologi Diakronis. YogyakartaGadjah Mada University Pres.
Nursirwan, N. (2012). Klasifikasi Leksikostatistik Bahasa Melayu Langkat, Bahasa Melayu Deli, Dan Bahasa Dairi Pakpak. Fakultas Ilmu Budaya Universitas, 10.
Ruriana, P. (2018). Hubungan Kekerabatan Bahasa Jawa Dan Madura. Kandai, 14, 15–30. https://doi.org/10.26499/jk.v14i1.512
Sanjoko, Yohanis. (2013). Kekerabatan Bahasa Nafri, Sentani, dan Tabla: Kajian Leksikostatistik. Gramatika, 1, 41–54.
Simon, J. G. (2015). Kekerabatan Bahasa Alunedan Bahasa Wemale. Kajian Linguistik. https://doi.org/10.35796/kaling.2.3.2015.8431
Summer International Linguistik. (2006). Bahasa-Bahasa di Indonesia. Jakarta: SIL Internasional Cabang Jakarta.
Susiati. (2020). Hubungan Kekerabata Bahasa Di Sulawesi Tenggara (Bahasa Wakatobi, Bahasa Cia-Cia, Bahasa Kioko, Bahasa Tolaki) OSF Preprints, 2–18.
Wahidah. (2017). Kekerabatan Bahasa Hitu dan Bahasa Luhu (Kajian Linguistik Historis Komparatif). Kantor Bahasa Maluku.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

Jurnal Totobuang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








