KARAKTERISTIK DAN DISTRIBUSI FONEM BAHASA WOIRATA DI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA [Language Characteristics and Distribution of Woirata Phonems in the District of Maluku Barat Daya]
DOI:
https://doi.org/10.26499/ttbng.v8i2.246Keywords:
Oirata language, Distribution, phoneme, vocal, Bahasa Oirata, Distribusi, fonem, vokal, konsonan, consonant,Abstract
Woirata language is the only regional language in Maluku Province which belongs to the non-Austronesian family. It is spoken only in two villages, named Oirata Barat and Oirata Timur on Kisar Island. This study aimed to describe the phoneme distribution of the Woirata language. The research problem describe the Woirata language phonemes into words. The method used in this research was qualitative . The results of the research proved the Woirata language has 19 segmental phonemes consisting of 14 consonant phonemes and five vocal phonemes. The vowel phonemes are / i /, / u /, / e /, / o /, and / a /. All of the five vowel phonemes were completely distributed. They infested all positions in words, either at the beginning, middle, and end of the word. Meanwhile, the consonant phonemes of Woirata were 14. The phonemes, named: / p /, / t /, / d /, / k /, / m /, / n /, / s /, / r /, / h /, / l /, / w /, / y /, / G /, and /? /. The distribution of the fourteen consonant phonemes varied. Complete distribution of consonant phonemes infested all positions in words, either at the beginning, middle and end of the word, named / p /, / t /, / k /, / m /, / n /, / s /, / r /, / h /, / l /, / w /, and / y /. Consonant phonemes infested the initial and middle positions of words, named / d /, and / l /. while the consonant phonemes only infested the middle and back positions of words, named /G /, and /? /. Bahasa Woirata merupakan satu-satunya bahasa daerah di Provinsi Maluku yang termasuk rumpun non Austronesia. Dituturkan hanya di dua desa yaitu Desa Oirata Barat dan Oirata Timur di Pulau Kisar. Masalah yang akan dibahas dalam penelitian adalah bagaimana deskripsi fonem bahasa Woirata ke dalam kata. Tujuannya adalah mendeskripsikan fonem bahasa Woirata dan mendistribusikan fonem tersebut ke dalam kata. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa bahasa Woirata memiliki 19 buah fonem segmental yang terdiri atas 14 fonem konsonan dan lima buah fonem vocal. Fonem vokal tersebut, yaitu u /i/, /u/, /e/, /o/, dan /a/. Kelima fonem vokal tersebut, semuanya berdistribusi lengkap, yaitu menempati semua posisi dalam kata, baik pada posisi awal, tengah, dan akhir kata. Fonem konsonan bahasa Woirata berjumlah 14 buah. Fonem-fonem tersebut, yaitu: /p/, /t/, /d/, /k/, /m/, /n/, /s/, /r/, /h/, /l/, /w/, /y/, /G/, dan /?/. Distirbusi keempat belas fonem konsonan tersebut bervariasi. Fonem konsonan yang berdistribusi lengkap yang menempati semua posisi dalam kata, baik pada posisi awal, tengah, dan akhir kata, yaitu /p/, /t/, /k/, /m/, /n/, /s/, /r/, /h/, /l/, /w/, dan /y/. Fonem konsonan yang menempati posisi awal dan tengah kata, yaitu /d/, dan /l/. Fonem konsonan yang hanya menempati posisi tengah dan belakang kata, yaitu G/, dan /?/.References
Ahmad, R. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhad Harad, 17 (33), 81--95.
Alisjahbana, Sutan Takdir. (1988). Sejarah bahasa Indonesia. Djakarta: Pustaka Rakyat.
Alwi, Hasan dkk. (2000). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia. Jakarta.
Darman, Faradika, dkk. (2018). Laporan Penelitian: “Vitalitas Bahasa Woirata”. Kantor Bahasa Maluku.
Kamanassa, Joseph Paulus, Lucas Wedilen, & Otniel Tamindael. (2016). Kamus Bahasa Woirata. Bandung: Alfabeta.
Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Sinonim Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Muslich, Masnur. (2008). Fonologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasaruddin. (2017). “Kolom Bahasa: Ini Uniknya Bahasa Woirata di Pulau Kisar’ Artikel yang dimuat di Liputan 6.com.
Samsuri. (1987) Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Sihura, Agustinus. (2019). “Distribusi Fonem Bahasa Nias Dia1ek Selatan”. Ml1angun. 16 (1). Hlm.31—44.
Sudaryanto.(1986). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Lingusitis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Suharyanto. (2016). “Kekerabatan Bahasa-Bahasa di Kawasan Utara Kabupaten Jayapura. Kibas Cenderawasih. 13 (2). Hlm. 187—198.
Summer International Linguistik. (2005). Bahasa-Bahasa di Indonesia. Jakarta:SIL Internasional Cabang Jakarta.
Verhaar, J.W.M.(2012). Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

Jurnal Totobuang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








