TINDAK TUTUR IRONI DAN KELAKAR DALAM ACARA RUMPI DI TRANSTV: TINJAUAN PRAGMATIK [Action of Ironi and Jokes in Rumpi Program in Transtv: A Pragmatic Review]
DOI:
https://doi.org/10.26499/ttbng.v8i2.166Keywords:
Irony, Jokes, Rumpi TV program, ironi, kelakar, acara rumpi.Abstract
Gossip is an interesting thing to discuss. To obtain the required information, the presenter must be able to rhyme and joke so the program he was guiding will continue well. The purpose of this study was to describe the forms of irony and jokes in the Rumpi program on TransTV. This research used a descriptive qualitative method. The data source was a speech of the host and guest stars containing acts of irony and jokes. The data collection method used was the method of listening with note-taking techniques. The discussion’s result discoveredthe irony and joke acts on declarative hosts who often broke the award maximal. The acts of irony and jokes on guest stars were declaratively breaking the maximum quantity. The gap between irony and joke was when the speech spoken by a speaker could still be responded to by a speaker called Jokes.Orherwise, when the speech was not responded to by a speaker called ironic. Gosip merupakan hal yang menarik untuk dibahas. Untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, pembawa acara harus mampu untuk berironi dan berkelakar agar acara yang dipandunya tetap berlangsung dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk ironi dan kelakar dalam acara Rumpi di TransTV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah tuturan dari pembawa acara dan bintang tamu yang mengandung tindak ironi dan kelakar. Metode penggumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat dan rekam. Hasil dari pembahasan penelitian ini adalah ditemukannya tindak tutur ironi dan kelakar pada pembawa acara yang bersifat deklaratif dan sering melanggar maksim penghargaan, sedangkan tindak ironi dan kelakar pada bintang tamu bersifat deklaratif yang melanggar maksin kuantitas. Adapun batasan antara ironi dan kelakar adalah bila tuturan yang diucapkan oleh penutur masih dapat ditanggapi oleh petutur, maka tuturan itu bersifat kelakar tetapi sebaliknya bila tuturan itu tidak respons oleh petutur maka tuturan itu bersifat ironi.References
Anselm, Strauss dan Juliet Corbin. (2003). “Dasar-dasar Penelitian Kualitatif”. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Aziz, E. Aminudin. (2008). “Horison Baru Teori Kesantunan Berbahasa: Membingkai yang Terserak, Menggugat yang Semu, Menuju Universalisme yang Hakiki”. Universitas Pendidikan Indonesia.
Black, Elizabeth, (2011). Stilistika Pragmatik.Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Brown, Penelope and Stephen C. Levinson. (1987). Politeness: Same Universals in Language Usage. Cambridge: Cambridge University Press.
Chaer, Abdul. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.
Kridalaksana, Harimukti. (2001). Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Leech, Geoffrey. (1993). Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia.
Muhammad, (2011). Metode Penelitian Bahasa. Jogjakara; Ar-Ruzz Media
_________ , (2011). Metode Penelitian Bahasa. Jogyakarta:AR Ruzzmedia.
Nasution. (1996). Metode Penelitian Kualitatif Naturalistik. Jakarta: Sinar Grafika
Nugroho, Setyo. (2014).Tindak Kelakar dan Ironi Pada Pemandu Acara Televisi Kajian Pragmatik. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta (online)
Rahardi, Kunjana. (2005). Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis). Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Suprapto, Tommy. (2009). Pengantar Teori & Manajenen Komunikasi. Jakarta: PT Buku Kita
Tarigan, Henry Guntur. (2009). Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabet.
Wijana, I Dewa Putu. (1996). Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

Jurnal Totobuang is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








