BENTUK TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PROGRAM SENTILAN-SENTILUN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGAJARAN BAHASA INDONESIA PADA ASPEK KETERAMPILAN BERBICARA [The Form of Illocutionary Acts in The Sentilan-Sentilun Progrtam and Its Implications in Teaching Bahasa Through Speaking Skill]

Authors

  • musyawir musyawir Universitas Iqra Buru
  • Ramla Biloro

DOI:

https://doi.org/10.26499/ttbng.v7i2.153

Keywords:

Tindak tutur ilokusi, program sentilan-sentilun, keterampilan berbicara, Illocutionary speech acts, flirtation, speech skills

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk  tindak  tutur  ilokusi pada  program Sentilan-sentilun dan implikasinya terhadap pengajaran bahasa Indonesia pada aspek keterampilan berbicara. Subjek penelitian ini adalah tayangan atau video program Sentilan-sentilun di Metro TV. Penelitian ini termasuk  penelitian  deskriptif  kualitatif.  Instrumen  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah peneliti  sendiri  yang  berbekal  tentang  pemahaman  kajian teori  pragmatik  yaitu,  tindak  tutur.  Metode  pengumpulan  data  yakni, teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan  metode  kontekstual,  yakni  dengan  menerapkan  dimensi-dimensi konteks  dalam menafsirkan data  yang  telah  berhasil  dikumpulkan,  diidentifikasi, dan  diklasifikasikan.  Hasil penelitian ini adalah peneliti menemukan empat (4) bentuk tindak tutur ilokusi   yang   sering   digunakan   dalam   tuturan   pada   program   Sentilan-sentilun, yaitu  tindak  tutur  ilokusi direktif,  tindak  tutur  ilokusi  ekspresif,  tindak  tutur  ilokusi  deklaratif, dan tindak tutur  ilokusi representatif. Selanjutnya, sebagai wujud implikasi bentuk-bentuk tindak tutur pada program Sentilan-sentilun ini adalah dapat dijadikan sebagai media pembelajaran audiovisual yang sangat menarik sekaligus sebagai alat bantu untuk mencapai kompetensi belajar siswa. Siswa menjadi lebih komunikatif dan ekspresif untuk menjalani pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pada aspek keterampilan berbicara sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal.          This study aims to describe the form of illocutionary  acts in the Sentilan-Sentilun program and its implications in teaching Bahasa through speaking skills. The subject of this research was the Sentilan-Sentilun program or video at Metro TV. This research is a qualitative descriptive . The instrument uses researcher himself who  understand the pragmatic theory studies, namely, speech acts. Data collection methods are documentation techniques, listening techniques, and note taking techniques. The data are analysed by  contextual methods by applying context dimensions to interpretethe  data that has been successfully collected, identified, and classified. Finaly, the researcher find four form through the result. the forms of illocutionary  acts that are often used in the Sentilan-Sentilun program, they are directive illocutionary  acts, expressive illocutionary acts, declarative illocutionary  acts, and representative illocutionary  acts. Furthermore, thoseimplications, can be used as a very interesting audiovisual learning media as well as a tool to achieve student learning competencies. Students become more communicative and expressive to undergo  learning Bahasa, especially in  speaking skills so it can achieve maximum results. 

Author Biography

musyawir musyawir, Universitas Iqra Buru

Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Iqra Buru

References

Agustina. (2015). Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Penerbit Angkasa.

Apriyanti, Indah. (2016). Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Hors De Prix Karya Pierre Salvadori. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Arikunto, Suharsimi.(2009). Manajemen

Penelitian. Jakarta: RineKA Cipta

Chumming, Louise. (2007). Pragmatik: Sebuah Perspektif Multidisipliner. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dardjowidjojo. (2012). Pengantar Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Etikasari, Dian. (2012). Tindak Tutur Direktif dalam Wacana Kelas (Kajian Mikroetnografi Terhadap Bahasa Guru. Skripsi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Halliday, MA.K dan Ruqaiya Hassan. Bahasa, Konteks, dan Teks: Aspek-aspek Bahasa dalam Pandangan Semiotikal Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hymes, Dell. (1974). Foundation inSociolinguistics: An Etnographic Approach. Philadelphia: University of Pennsylvan Press, Inc.

Ide, Sachiko. (1996). Formal From and Discernment: Two Neglected Aspects of University of Linguisties Politeness. Multilingual, 8/2-3:223-248.

Iskandar. (2008). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Rosda.

Kushartanti B. (2009). Strategi Kesantunan Bahasa pada Anak-anak Usia Prasekolah: Mengungkapkan Keinginan. Jurnal Linguistik Indonesia, 27 (2): 247-256.

Lexy, Moleong. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja.

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa.

Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mulyati, dkk. (2009). Keterampilan Berbahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Nababan, P.W.J. (1975). Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Nurgiyantoro, B. (1995). Penilaian salam Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: BPFE.

Rahardi, Kunjana. (2003). Berkenalan dnegan Ilmu Bahasa Pragmatik. Malang: Dioma.

Searle. (1969). Speech Acts:An Essay in the Philosophy of Language.Cambridge.University Press.

Tola, Ardianto. (2013). Tindak Tutur Direktif Guru dalam Wacana Interaksi Kelas Anak Tunarungu. Skripsi. Manado: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Manado.

Zamzani, dkk. (2010). Pengembangan Alat Ukur Kesantunan Bahasa Indonesia dalam Interaksi Sosial Bersemuka dan Non Bersemuka. Laporan Penelitian Hibah Bersaing (Tahun Kedua). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

_______. (2011). Pengembangan Alat Ukur Kesantunan Bahasa Indonesia dalam Interaksi Sosial Bersemuka. LITERA, (online) Vol. 10, No. 1 (https://www.google.co.id/webhp?ie=utf-8&oe=utf 8&gws_rd=cr&ei=SycxV46TM4OYuQTwrbS4Bw#q=jurnal+pengembangan+alat+ukur+kesantunan+berbahasa, Diakses 10 Februari 2019).

Downloads

Additional Files

Published

2019-12-30

How to Cite

musyawir, musyawir, & Biloro, R. (2019). BENTUK TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PROGRAM SENTILAN-SENTILUN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGAJARAN BAHASA INDONESIA PADA ASPEK KETERAMPILAN BERBICARA [The Form of Illocutionary Acts in The Sentilan-Sentilun Progrtam and Its Implications in Teaching Bahasa Through Speaking Skill]. TOTOBUANG, 7(2). https://doi.org/10.26499/ttbng.v7i2.153

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.